Dilarangnya mahasiswa menggunakan kendaraan bermotor pada area kampus
dalam waktu yang telah ditentukan, yakni pada pukul 07.00 sampai 16.00 WIB. Dibuat
sebagai bentuk keperdulian untuk mengurangi polusi di kampus. Sehingga terdapat
enam titik tempat parkir terpusat yakni :
1.
Shelter
terbuka sebelah masjid Ulul Albab
2.
Gedung
Serba Guna sebelah BNI
3.
Shelter
terbuka di parkir MIPA
4.
Shelter
terbuka di parkir FIK
5.
Shelter
terbuka di sebelah PKMU
6.
Shelter
terbuka di samping Gerbang Utama
Itulah beberapa
titik pusat parkir, mahasiswa dapat memilih dimana area terdekat dari
fakultasnya untuk kuliah.
Menurut saya, beberapa titik pusat
parkir itu belum bisa menampung kendaraan bermotor mahasiswa Unnes. Sering
terjadi kemacetan diarea parkir diwaktu efektif perkuliahan, belum lagi
mahasiswa yang harus mobile mengikuti kuliah MKU/MKDK yang berada diluar
fakultas mereka. Seperti yang pernah saya alami saat akan kuliah MKU di FBS
hari Selasa pukul 15.00 WIB, saya parkir di Shelter terbuka masjid Ulul Albab
terjadi kemacetan yang cukup panjang dan cukup membingungkan karena petugas
parkir yang mengarahkan kurang pandai dalam menangani mahasiswa, dan banyak
juga mahasiswa yang tidak tertib parkir dan terus menerobos sehingga terlihat
parkiran tidak teratur. Masalah yang benar-benar harus diselesaikan bersama.
Terdapat lagi parkiran baru untuk mahasiswa teknik seperti saya, disamping kampus persis didekat gedung E2. Dulunya sih mahasiswa teknik parkirnya di FIK di tempat parkir FIK tapi sekarang dipindah. Dan itu benar-benar tidak efektif. Tempatnya yang panas, sempit dan ditanah membuat becek. Mahasiswa teknik yang parkir disanapun harus lewat jalan perkampungan yakni lewat jalan Cempaka sehingga tembusnya di sebelah lapangan FIK. Bisa terlihat beberapa gambar disini, keadaan parkiran FT :
Benar-benar tidak rapi dan berantakan, petugasnya jarang mengatur terserah mahasiswa dan seenaknya saja parkir sembarangan, mungkin terburu-buru yang penting parkir. Terlihat beberapa motor yang parkir sembarangan dan tidak teratur dan tempat parkiran yang becek seperti dibawah ini:
Terlihat dibelakang teman saya david dan firda, motor-motor yang tertata kurang rapi dan berantakan.
Terkadang petugas parkir tegas dan memarahi mahasiswa yang
parkir sembarangan. Terdapat juga petugas yang berjaga di pintu keluar parkir,
mereka meminta mahasiswa untuk menunjukan STNK masing-masing untuk keluar.
Dengan cara itu memang sangat menjamin keamanan sepeda motor, dan yang tidak
membawa STNK biasanya mahasiswa diminta KTM nya untuk menjamin. Tapi terkadang
ada juga mahasiswa bandel yang langsung saja kabur tidak menyerahkan apa-apa,
tapi saya acungkan jempol bagi petugas yang menghalangi mahasiswa bandel
tersebut.
Jadi kesimpulan dari area parkir
unnes adalah agar mahasiswa tertib untuk parkir sehingga terlihat rapi dan
tidak terjadi kemacetan. Untuk petugasnya harus lebih tegas dalam mengatur
mahasiswa yang akan parkir. Dan lebih baiknya area parkir lebih luas karena
tidak cukup untuk menampung ribuan kendaraan motor. Seperti area di Masjid Ulul
Albab seharusnya diperluas.




...wah ada firda,,,,,yang kurang rapi firda itu,,,,heheheh
BalasHapus