Selasa, 12 Maret 2013

Masalah Parkiran UNNES

Dilarangnya mahasiswa menggunakan kendaraan bermotor pada area kampus dalam waktu yang telah ditentukan, yakni pada pukul 07.00 sampai 16.00 WIB. Dibuat sebagai bentuk keperdulian untuk mengurangi polusi di kampus. Sehingga terdapat enam titik tempat parkir terpusat yakni :
1.        Shelter terbuka sebelah masjid Ulul Albab
2.        Gedung Serba Guna sebelah BNI
3.        Shelter terbuka di parkir MIPA
4.        Shelter terbuka di parkir FIK
5.        Shelter terbuka di sebelah PKMU
6.        Shelter terbuka di samping Gerbang Utama
Itulah beberapa titik pusat parkir, mahasiswa dapat memilih dimana area terdekat dari fakultasnya untuk kuliah.

Menurut saya, beberapa titik pusat parkir itu belum bisa menampung kendaraan bermotor mahasiswa Unnes. Sering terjadi kemacetan diarea parkir diwaktu efektif perkuliahan, belum lagi mahasiswa yang harus mobile mengikuti kuliah MKU/MKDK yang berada diluar fakultas mereka. Seperti yang pernah saya alami saat akan kuliah MKU di FBS hari Selasa pukul 15.00 WIB, saya parkir di Shelter terbuka masjid Ulul Albab terjadi kemacetan yang cukup panjang dan cukup membingungkan karena petugas parkir yang mengarahkan kurang pandai dalam menangani mahasiswa, dan banyak juga mahasiswa yang tidak tertib parkir dan terus menerobos sehingga terlihat parkiran tidak teratur. Masalah yang benar-benar harus diselesaikan bersama. 


Terdapat lagi parkiran baru untuk mahasiswa teknik seperti saya, disamping kampus persis didekat gedung E2. Dulunya sih mahasiswa teknik parkirnya di FIK di tempat parkir FIK tapi sekarang dipindah. Dan itu benar-benar tidak efektif. Tempatnya yang panas, sempit dan ditanah membuat becek. Mahasiswa teknik yang parkir disanapun harus lewat jalan perkampungan yakni lewat jalan Cempaka sehingga tembusnya di sebelah lapangan FIK. Bisa terlihat beberapa gambar disini, keadaan parkiran FT :



















Benar-benar tidak rapi dan berantakan, petugasnya jarang mengatur terserah mahasiswa dan seenaknya saja parkir sembarangan, mungkin terburu-buru yang penting parkir. Terlihat beberapa motor yang parkir sembarangan dan tidak teratur dan tempat parkiran yang becek seperti dibawah ini:


Terlihat dibelakang teman saya david dan firda, motor-motor yang tertata kurang rapi dan berantakan.

Terkadang petugas parkir tegas dan memarahi mahasiswa yang parkir sembarangan. Terdapat juga petugas yang berjaga di pintu keluar parkir, mereka meminta mahasiswa untuk menunjukan STNK masing-masing untuk keluar. Dengan cara itu memang sangat menjamin keamanan sepeda motor, dan yang tidak membawa STNK biasanya mahasiswa diminta KTM nya untuk menjamin. Tapi terkadang ada juga mahasiswa bandel yang langsung saja kabur tidak menyerahkan apa-apa, tapi saya acungkan jempol bagi petugas yang menghalangi mahasiswa bandel tersebut.

Jadi kesimpulan dari area parkir unnes adalah agar mahasiswa tertib untuk parkir sehingga terlihat rapi dan tidak terjadi kemacetan. Untuk petugasnya harus lebih tegas dalam mengatur mahasiswa yang akan parkir. Dan lebih baiknya area parkir lebih luas karena tidak cukup untuk menampung ribuan kendaraan motor. Seperti area di Masjid Ulul Albab seharusnya diperluas.

1 komentar: